Home » » Mengetik Anti Loncat dengan TouchPad Bloker

Mengetik Anti Loncat dengan TouchPad Bloker

Menulis dengan mengetik, menari-narikan jari-jemari di keyboard Laptop atau PC merupakan tuntutan kerja sekaligus menjadi kesibukan yang memakan waktu dan tenaga. Demikian juga konsentrasi otak sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil ketikan yang ditulis. Seorang admin atau sekretaris perusahaan wajib memiliki skill ini, dan mengetik 10 jari pastinya menjadi modal yang sangat berharga jika anda memimpikan menjadi seorang administrator profesional atau sekretaris perusahaan.

Mengetik 10 jari memang jarang orang yang menguasai, penulis sendiri meski pernah belajar 10 jari, namun gagal diprakekkan lagi. Dan saat ini mengandalkan 11 jari, termasuk ketika meng-Update blog Autodikom ini. Hebat khan.., 11 jari. Hebatnya lagi.., yang delapan jari istirahat (2 jari tengah, 2 jari manis, 2 jari kelingkin, dan 2 jempol).

Loh.., Kok malah jadi main hitung-hitungan jari sih?.. bukannya judul postingnya Mengetik Anti Loncat dengan TouchPad Bloker?. Santai dulu bro/sis.., baiklah, kembali kepada topik postingan.., jika anda ingin menguasai mengetik 10 jari, anda bisa belajar dengan menggunakan tools komputer yang dimuat dalam postingan “Cara Cerdas Belajar Mengetik 10 Jari”. Di postingan itu anda akan disuguhi aplikasi latihan mengetik cepat secepat kuda dengan 10 jari.

Jika anda sudah menguasai mengetik 10 jari dan sudah cepat hasil ketikkannya, jangan terkagum dan berbangga diri dulu, ada permasalahan teknis yang pasti anda akan alami nantinya. Masalah teknis itu adalah mengetik dengan meloncat. Masa sih.., mengetik kok bisa sambil meloncat. Bagaimana jadinya? Ya.. memang demikian fakta yang akan anda rasakan, untuk mengetahui apa itu “mengetik dengan meloncat” akan dipaparkan di paragraf-paragraf  berikut.., terus baca postingan tulisan ini.

Mengetik dengan Loncat
Jangan kagum dulu bro/sis.., keahlian yang satu ini rasanya dimiliki oleh sebagian besar orang. Kenapa demikian? Yah, L.O.N.C.A.T, penulis tidak salah ketik dan salah baca. Sebenarnya apa sih di balik kata loncat ini, maksudnya adalah bukanlah kita mengetik sambil loncat-loncat (coba anda praktekkan.., mengetik sambil loncat-loncat) kira-kira bagaimana hasil ketikannya? Hancur tuh keyboard dan anda dianggap sedang “galau” sementara hasil tulisannya wow.., cakadut, tidak bisa dibaca.

Tegasnya begini.., mengetik dengan loncat bisa dikatakan fatal accident dalam dunia administrasi perkantoran atau kesekretariatan. Ini sebenarnya istilah yang dipakai sendiri oleh admin Autodikom, mengetik dengan meloncat adalah salah satu kecelakaan fatal jika kebiasaan ini dipertahankan, atau tidak mau belajar untuk mencegahnya. Mengetik dengan meloncat yang sering terjadi adalah ketika kita menggunakan Laptop atau Netbook. Kenapa demikian? Karena yang menjadi penyebabnya adalah antara posisi Keyboard dengan TouchPad terlalu dekat, dan memang harus begitu (sudah menjadi desain standard internasional). Bayangkan! Seandainya anda punya desain Laptop sendiri, posisi Keyboard anda tukar dengan posisi layar (screen). Nggak kebayang bagaimana ngetiknya. Lah.., nih dari sini sudah hampir kebaca sebenarnya apa sih.., mengetik dengan meloncat.

Mengetik dengan meloncat adalah bukanlah seorang admin (pengetiknya) yang loncat-loncat, tapi “kursor”-nya, yang bandel, ngeyel, mbalelo, nakal sering loncat-loncat. Kursor adalah simbol garis tegak ( | ) yang menunjukkan indikator berjalannya Keyboard di layar Laptop, jika Keyboard dioperasikan maka tampilan kursor adalah mengikuti tulisan yang diketik. Tahu khan.., dan jika posisi jari berhenti mengetik, maka akan berkedip-kedip menganggu mata anda J he., yap! Jadi mengetik dengan meloncat adalah kursornya yang loncat, meloncat dari baris satu ke baris berikutnya atau dari paragraf tengah ke awal peragraf. Sampai disini paham!, Final, Understand!

Penyebab Kursor Loncat
Lebih tegas lagi.., mengetok eh.. salah! Mengetik! dengan 10 jari ataupun 11 jari baik dengan cepat atau lambat pasti ada kendala teknis yang yang satu ini, yakni “kursor loncat”. Loncat-loncatnya kursor pada tampilan layar komputer khususnya pengguna Laptop dan Netbook paling banyak terjadi. Kursor loncat adalah faktor otomatis yang tidak disadari pengguna Laptop, lain cerita pengguna komputer Dekstop, pengguna jenis komputer Dekstop tidak akan mengalami kendala kursor loncat.

Sebenarnya apa penyebabnya kursor loncat? Bagi anda pengguna Laptop yang baru membeli pertama kali biasanya masih gagap mengoperasikan Keyboard. Dan kejadian kursor loncat sering terjadi, sangatlah tidak nyaman untuk mengetik teks, apalagi jika sedang ada proyek pengetikan dalam jumlah ratusan halaman. Wah.. pasti menyebalkan, bayangkan akibat adanya kursor loncat maka biasanya kita sering terjadi salah pengetikan karena kursor sering berpindah-pindah posisi tanpa diperintah oleh mouse.

Bagi pemilik atau pengguna Laptop baru yang baru pertama kali mengoperasikan, maka akan kebingungan apa sebenarnya penyebab penyakit ini. Seperti halnya pangalaman yang terjadi oleh admin Autodikom, hampir setahun bingung apa yang menyebabkan kursor loncat. Kesimpulan penulis pada mulanya penyebab kursor loncat adalah pengaruh tombol Ctrl atau Fn yang biasanya sebagai tombol pengendali keyboard. Setelah dianalisa ternyata tidak.

Setelah dicari kesana-kemari, eh.. ternyata penyebabnya SEPELE.. apa? Karena pengaruh berjalannya TouchPad yang tidak disadari bekerja/beroperasi. Ini dimaklumi, bahwa posisi TouchPad adalah di depan keyboard tepat berjejer dengan tombol spasi. Jadi sebenarnya penyebab terjadinya kursor loncat adalah karena bekerjanya TouchPad yang tersentuh tanda disengaja oleh tangan kita terutama oleh bagian kulit di bawah jempol. Tersentuhnya Touch tidak disengaja, biasanya mengikuti gerakan tangan saat mengetik, maka terjadi perpindahan/loncatan kursor yang tak beraturan.

TouchPad Blocker, solusi cerdas

Screenshot TouchPad Blocker
Sebel.., gemes.., dengan kursor loncat? Saat ini anda tidak perlu khawatir lagi. Kursor loncat dapat diatasi dengan cara sederhana dan aman. Untuk mencegah terjadinya kursor loncat saat anda mengetik anda bisa menggunakan salah satu tools/aplikasi perkantoran. Saya merekomendasikan anda menggunakan “TouchPad Blocker” sebagai solusinya. TouchPad Blocker adalah jenis aplikasi perkantoran berbasis toolkit yang dikembangkan untuk melengkapi aplikasi word pada komputer anda. Aplikasi ini berfungsi untuk memblokir beroperasinya TouchPad saat Keyboard sedang dioperasikan. Logikanya adalah jika kita sedang mengetik cepat, kadang tanpa disengaja ternyata TouchPad ikut tersentuh bersamaan dengan berjalannya jari saat mengetik. Hal demikian akan membuat pengguna Laptop/PC sebel dan gemes. Jika sudah merasa tidak nyaman dengan kursor loncat, maka anda harus segera memiliki aplikasi TouchPad Blocker.



Sistem kerja TouchPad Blocker
Dengan diaktifkannya aplikasi TouchPad Blocker, anda dijamin akan nyaman mengetik, maksudnya kursor pengetikan tidak akan meloncat sembarangan. TouchPad Blocker beroperasi dengan sistem alarm (alert system), Laptop atau PC akan mengeluarkan bunyi “bip” (bunyi ting..!!) saat Touchpad tersentuh bersamaan dengan berjalannya kursor saat pengetikan. Dengan bunyi Bip artinya TouchPad Blocker berjalan normal dan kursor tidak meloncat-loncat, posisi kursor akan tetap mengikuti kontrol pengetikan (kecuali diarahkan dengan mouse, lain kasus).

Jika anda berminat memiliki aplikasi TouchPad Blocker, anda bisa mengunduhnya di website resmi pengembang TouchPad Blocker di alamat touchpad-blocker.com Jika anda kebingungan memasang dan mengaktifkan TouchPad Blocker, silahkan bisa konsultasi lewat kolom comment di blog ini.

Itulah sekedar sharing tentang TouchPad Blocker yang memiliki keunggulan memblokir Touchpad dalam meredam sebel dan gemes konsentrasi anda, gara-gara kursor loncat. TouchPad Blocker ini akan menjadi pendamping setia bercengkerama mengetik dengan Laptop/PC. Selamat mencoba TouchPad Blocker. Semoga berhasil dan nyaman pekerjaan mengetik anda.

Salam Blogger.., salam berbagi dan persahabatan.

2 komentar:

Poskan Komentar

Salam Cinta..,
Berkomentar lah secara sehat dan santun
Kesantunan kita adalah cermin pribadi kita